Make your own free website on Tripod.com

RECRUITMENT & TRAINING

RECRUITMENT TRAINING / PELATIHAN

Tujuan Rekrutmen

Tujuan Training / Pelatihan
  1. Untuk mengetahui kebutuhan akan permintaan karyawan dapat dipenuhi dan tepat waktu.
  2. Untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian dengan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang diperlukan, khususnya yang berpengaruh terhadap mutu.
  1. Untuk memastikan adanya perbaikan secara berkelanjutan terhadap kualitas sumber daya manusia.
  2. Untuk memenuhi spesifikasi jabatan atau syarat pengoperasian peralatan / safety dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  3. Untuk memperbaiki dan mengembangkan keterampilan pengetahuan dan profesionalitas karyawan.
  4. Untuk memenuhi dan mengikuti tuntutan perubahan yang ada, seperti perubahan sistem, orientasi perusahaan dan penggunaan teknologi dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja.

Ruang Ligkup :

  1. Prosedur ini mengatur seluruh proses-proses permintaan tenaga kerja dan penerimaannya yang meliputi :
    • Identifikasi kebutuhan sumberdaya manusia / tenaga kerja.
    • Rekrutment
    • Seleksi dan Evaluasi
    • Masa Percobaan
    • Pengangkatan
Ruang Ligkup :

Prosedur ini mencakup semua proses yang berkaitan dengan pelatihan, sehingga dapat memenuhi tuntutan perubahan yang mencakup :

  • Identifikasi kebutuhan pelatihan
  • Program pelatihan tahunan
  • Pelaksanaan pelatihan
  • Evaluasi hasil pelatihan

Kegiatan Pelatihan pada prinsipnya menyatu pada upaya untuk mengenali kesenjangan atau kekurangan -kekurangan dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap antara yang dibutuhkan dalam pekerjaan (job spesification) saat ini atau untuk yang akan datang dengan kemampuan yang dimiliki oleh pelaksana pekerjaan.

Beberapa sasaran dari tujuan pelatihan diantaranya :

  • Pekerjaan diharapkan dapat lebih cepat dan lebih baik
  • Penggunaan peralatan dan mesin diharapkan dapat lebih tahan lama.
  • Angka kecelakaan diharapkan lebih kecil.
  • Tanggung jawab diharapkan lebih besar.
  • Kelangsungan perusahaan diharapkan lebih terjamin.
Prosedur :
1. Permintaan Tenaga Kerja
  1. Manager dept. terkait (user) yang membutuhkan tenaga kerja, mengajukan permintaan dengan mengisi formulir identifikasi kebutuhan sumberdaya manusia.
  2. Formulir Identifikasi Kebutuhan SDM tersebut kemudian dievaluasi oleh manager HRD untuk mendapatkan persetujuan atau penolakan.
  3. Selanjutnya manager HRD mengajukan persetujuan tersebut kepada BOD bila yang dibutuhkan posisi Supervisor keatas.
2. Perekrutan Karyawan
  1. Staf HRD mendata dan mengevaluasi kembali atas lamaran-lamaran yang pernah masuk.
  2. Staf Rekrutmen HRD mengidentifikasi untuk mencari spesifikasi yang sesuai dengan dari data lamaran kerja yang ada.
  3. Dept. HRD dapat juga melakukan publikasi kemedia massa / pemasangan iklan lowongan pekerjaan sesuai dengan identifikasi kebutuhan.
Rencana Pelatihan :
  • Menyusun program pelatihan yang akan di selenggarakan, berdasarkan urutan skala prioritas.
  • Dibagi dalam program Pelatihan Internal dan pelatihan eksternal.
  • Program pelatihan dibuat secara baku sebagai pedoman dalam pelaksanaan pelatihan.

Pelaksanaan Pelatihan :

  • Pelatihan Internal : adalah pelatihan yang diselenggarakan didalam perusahaan sendiri dengan instruktur lokal, meliputi
    • Pelatihan karyawan (observasi, orientasi)
    • Pelatihan sistem kerja baru.
  • Pelatihan Eksternal : adalah pelatihan yang diselenggarakan diluar perusahaan atau didalam perusahaan dengan instruktur dari luar, meliputi :
    • Pelatihan Ppm
    • Pelatihan PUSDIKLANTAS
    • Pelatihan DCDI

Evaluasi Hasil Pelatihan :

  • Penilaian hasil kerja sesudah menjalani training dilakukan 6 bulan setelah training direalisasikan.

Menyusun langkah-langkah dalam Pelatihan :

  • Sasaran program pelatihan
  • Subyek yang akan mengikuti pelatihan
  • Materi pelatihan
  • waktu
  • Target peserta
  • Metode yang digunakan
  • Instruktur pelatihan
  • Tempat pelaksanaan.
3. Seleksi dan Evaluasi
  1. Lamaran yang sesuai dengan permintaan user, selanjutnya dibuatkan surat panggilan atau via telp.
  2. Pelaksanaan tes calon karyawan.
  3. Jika calon karyawan lulus tes tahap pertama, maka akan dilakukan wawancara oleh Spv. Personalia atau Manager HRD, kemudian bila lulus maka dilakukan wawancara oleh Manager dept. yang membutuhkan
4. On The Job Training (Orientasi)
  1. Dept. HRD membuat Surat Penerimaan Calon Pegawai yang ditandatangani antara manager HRD dengan karyawan yang sedang melaksanakan OJT / orientasi.
  2. Sebelum masa percobaan berakhir, dept. terkait (user) melakukan evaluasi masa percobaan tehadap calon karyawan.
  3. Dept. HRD melakukan evaluasi atas dasar hasil penilaian prestasi kerja karyawan.
  4. Apabila hasil evaluasi kerjanya baik maka akan dilakukan pengangkatan tenaga kerja sebagai karyawan tetap dengan dikeluarkannya Surat Pengangkatan Pegawai Tetap.
  5. Bila hasil kerjanya tidak memenuhi syarat, maka dinyatakan tidak lulus dalam menjalankan masa percobaan, maka akan dilakukan PHK secara sepihak.